Tips Bepergian dengan Bayi

Screaming Leo, ibu dari bayi cantik berusia lima setengah bulan, saat ditanya pengalamannya membaya bayi saat traveling berkomentar,

“Ternyata lebih gampang traveling dengan newborn berusia 5 minggu karena masih sering tidur daripada dengan bayi berumur 5.5 bulan, karena bayi yang lebih tua sudah lebih awas akan lingkungan sekitarnya, sehingga gampang terstimulasi & terganggu”.

Berikut pengalaman Screaming Leo untuk membuat bayi betah selama bepergian:

1) Pada waktu take off dan landing (saat pesawat mulai menukik naik atau turun) bayi harus dikasih minum susu/ASI/Susu formula/air putih/empeng, karena gerakan menghisap bagus untuk menghindari telinga yang sakit karena perbedaan tekanan udara.

2) Susui bayi 2 jam sebelum take-off, karena bila baru disusui dekat waktu take-off, sang bayi nantinya menolak meminum susu karena masih kenyang.

3) Jangan simpan baju bayi dan perlengkapan bayi dalam satu koper. Sediakan perlengkapan bayi sedikit di tas terpisah (cabin bag), jadi bila koper hilang atau datang terlambat kita masih ada persediaan untuk sehari-dua hari.

4) Kalau bayi minum susu formula, persiapkan air dan bubuk susu dalam tempat terpisah jadi susu dibuat sesuai kebutuhan. Dalam keadaan khusus seperti traveling tidak apa-apa untuk menggunakan air mineral dalam botol selama tidak untuk jangka panjang.

5) Bawa bubuk susu berlebih dari pada kebutuhan, lebih baik berlebihan daripada kekurangan, just in case pesawat kita terlambat (delay). Hitung berapa banyak bayi minum susu dan berapa lama traveling sampai dengan tempat tujuan untuk menghitung bubuk susu dan botol yang harus dibawa.

6) Persiapkan popok lebih daripada kebutuhan, misalnya selama 24 jam bayi butuh berapa banyak popok lalu lebihkan.

7) Persiapkan juga mainan favorit agar bayi tidak bosan dan untuk keep them occupy.

8) Persiapkan ear plug untuk membantu bayi mengatasi suara yang terlalu keras.

9) Jangan lupa membawa baju ganti.

10) Selimut penting untuk bayi karena pesawat biasanya dingin.

11) Kenakan pakaian berlapis untuk bayi, kalau dingin bisa pakai jaket kalau panas lapisan baju luarnya bisa dibuka untuk menghindari kedinginan atau kepanasan.

12) Kalau bayi sudah mulai makan solid, persiapkan makanan instan biar ringkes atau bawa buah-buahan seperti pisang.

13) Bawa semua obat-obatan bayi di dalam baby bag, jangan dimasukan ke dalam koper, untuk berjaga-jaga bila bayi membutuhkannya sewaktu masih dalam perjalanan.

14) Sebisa mungkin untuk tetap mengikuti rutinitas selama di rumah dan membawa barang2 favorit bayi seperti selimut, comforter (boneka untuk teman tidur), sleeping bag dan lain-lain agak bayi tetap merasa nyaman sepanjang perjalanan.

15) Mandikan bayi dengan air hangat begitu sampe tujuan karena efeknya menenangkan dan membuat bayi mengantuk.

Nah, bagaimana dengan anda? Apakah ada tips atau saran lainnya bagi traveler atau calon traveler yang bepergian dengan bayi? Don’t hesitate to share your experience here!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Leave a Reply

CommentLuv badge

Our Guests

Tips

About The Author

KeLuar Negeri

KeLuar Negeri

Indonesian travel enthusiast. 20 countries, hundreds of cities, millions of experience. Join me and share your journey at http://www.keluar-negeri.com

View Full Profile →

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.